MOU : Arti, Kepanjangan dan Pedoman Pembuatan MOU

MOU

MOU : Arti, Kepanjangan dan Pedoman Pembuatan MOU| Sakuilmu.my.id – Seringkali kita mendengarkan istilah-istilah atau kata didalam Bahasa Inggris yang digunakan didalam dunia kerja saat ini.

Hal ini karena kerapkali kita harus berhubungan dengan mitra yang berasal dari luar Indonesia, sehingga mau ataupun tidak kita harus menggunakan bahasa internasional dalam setiap ikatan kerja tersebut. Adapula perusahaan yang tetap mengharuskan menggunakan bahasa Indonesia dalam setiap dokumen perjanjian / kesepakan, namun didampingi oleh dokumen dalam bahasa Inggris yang sifatnya tidak terpisahkan dari dokumen Indonesia.

Salah satu istilah yang sering kita temukan didalam dunia kerja saat ini adalah MOU. Apakah arti dan kepanjangan MOU tersebut? mari kita simak artikal dibawah ini.

Baca Juga : Pengertian Sinonim, Antonim dan Anonim

1. Kepanjangan MOU

MOU merupakan istilah dari Bahasa Inggris. Adapun kepanjangan MOU adalah memorandum of understanding. Apabila di terjemahkan kedalam Bahasa Indonesia, MOU dapat juga disebut dengan Nota Kesepahaman.

Lalu apa arti dari MOU / Memorandum of Understanding atau jika didalam Bahasa Indonesia dikenal dengan Nota Kesepahaman ini? Mari kita simak kembali penjelasan dibawah ini

2. Arti MOU

MOU
MOU / Nota Kesepahaman

Didalam bahasa Inggris arti MOU adalah “a document that records the details of an agreement between two companies or organizations, which has not yet been legally approved

Lalu apa arti MOU / Nota kesepahaman didalam Bahasa Indonesia dapat diartikan “nota kesepakatan”, “nota kesepahaman”, “perjanjian kerja sama”, atau “perjanjian pendahuluan”.

MOU atau Nota Kesepahaman adalah sebuah dokumen legal yang menjelaskan persetujuan antara dua belah pihak atau lebih. MoU tidak seformal sebuah perjanjian.

MOU tidak mengikat secara hukum tetapi mereka memiliki tingkat keseriusan dan rasa saling menghormati yang lebih kuat, lebih kuat dari kesepakatan. Seringkali, MOU adalah langkah pertama menuju kontrak hukum. Dalam hukum AS, nota kesepahaman identik dengan letter of intent (LOI), yang merupakan perjanjian tertulis tidak mengikat yang menyiratkan bahwa kontrak mengikat harus diikuti.

Lebih lanjut Nota Kesepahaman didefinisikan atau memiliki pengertian kesepakatan di antara pihak untuk berunding dalam rangka membuat perjanjian di kemudian hari, apabila hal-hal yang belum pasti telah dapat dipastikan. Nota Kesepahaman bukanlah kontrak. Kontraknya sendiri belum terbentuk. Dengan demikian Nota Kesepahaman tidak memiliki kekuatan mengikat. Akan tetapi dalam praktek bisnis ia sering dipandang sebagai kontrak dan memiliki kekuatan mengikat para pihak yang menjadi subjek di dalamnya atau yang menandatanganinya. Walaupun dalam praktek bisnis Nota Kesepahaman sering dipandang sebagai kontrak dan memiliki kekuatan mengikat para pihak yang menjadi subjek di dalamnya atau yang menandatanganinya, namun dalam realitanya apabila salah satu pihak tidak melaksanakan substansi Nota Kesepahaman, maka pihak lainnya tidak pernah menggugat persoalan itu ke pengadilan. Ini berarti bahwa Nota Kesepahaman hanya mempunyai kekuatan mengikat secara moral.

3. Pedoman Pembuatan MOU

 Dikutip dari situs bpkp.go.id, cecara umum hal yang terdapat di dalam Nota Kesepahaman adalah pernyataan bahwa kedua belah pihak secara prinsip sudah memahami dan akan melakukan sesuatu untuk tujuan tertentu sesuai isi dari Nota Kesepahaman tersebut.

Nota Kesepahaman secara umum memiliki bagan atau anatomi yang terdiri atas sebagai berikut:

1. Judul MOU / Nota Kesepahaman

Judul ditentukan oleh para pihak. Dari judul yang ditentukan akan dapat diketahui para pihak dalam Nota Kesepahaman tersebut, antara siapa dengan siapa, serta sifat Nota Kesepahaman itu, apakah nasional atau internasional.

Rumusan kalimat yang dipergunakan untuk menuliskan judul tidak sama antara Nota Kesepahaman yang satu dengan Nota Kesepahaman yang lainnya. Judul hendaknya menggunakan kalimat yang singkat, padat, dan mencerminkan apa yang menjadi kehendak para pihak.

Secara struktur, judul memuat instansi para pihak, nomor, tahun, dan nama Nota Kesepahaman serta judul ditulis seluruhnya dengan huruf kapital yang diletakkan di tengah marjin tanpa diakhiri tanda baca.

Nota Kesepahaan dapat menggunakan logo instansi yang diletakkan di kiri dan kanan atas halaman judul. logo Pihak Pertama terletak di sebelah kiri dan logo Pihak Kedua di sebelah kanan.

2. Pembukaan MOU atau Nota Kesepahaman

Bagian ini ditulis setelah penulisan judul, merupakan bagian awal dari Nota Kesepahaman.

Pembukaan terdiri dari:

  • Pencantuman hari, tanggal, bulan, tahun, dan tempat penandatanganan saat terjadinya Nota Kesepahaman dibuat.
  • Jabatan para pihak
    • Menggambarkan kedudukan dan kewenangan bertindak atas nama instansi.
    • Para pihak disebut PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA yang merupakan wakil dari masing-masing instansi. Para pihak dapat orang perorangan, dapat pula badan hukum baik badan hukum privat maupun badan hukum publik. Mereka yang menjadi pihak tersebut, mereka pula yang membuat dan menandatangani Nota Kesepahaman.
  • Konsiderans atau pertimbangan
    • Konsiderans memuat uraian singkat mengenai pokok-pokok pikiran yang menjadi latar belakang dan alasan pembuatan Nota Kesepahaman.
    • Konsiderans diawali dengan kalimat “Dengan terlebih dahulu mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut “.
    • Tiap-tiap pokok pikiran dirumuskan dalam rangkaian kalimat yang merupakan satu kesatuan pengertian.
    • Tiap-tiap pokok pikiran diawali dengan huruf abjad dan dirumuskan dalam satu kalimat yang utuh, diawali dengan kata “bahwa” dan diakhiri dengan tanda baca titik koma (;).

3. Substansi MOU atau Nota Kesepahaman

Para pihak yang bermaksud mengadakan Nota Kesepahaman memiliki kewenangan untuk bersama-sama menentukan apa yang akan menjadi isi Nota Kesepahaman. Isi Nota Kesepahaman menggambarkan apa yang dikehendaki oleh mereka atau kedua belah pihak. Dalam praktek, perumusan isi Nota Kesepahaman ada yang singkat, ada pula yang lengkap, tergantung pada para pihak, mana yang mereka kehendaki. Dari kedua pola tersebut yang lebih banyak digunakan adalah rumusan secara singkat. Perumusan secara lebih terperinci atau panjang lebar diwujudkan dalam isi kontrak.

Pada umumnya substansi Nota Kesepahaman memuat hal-hal sebagai berikut:

a. Maksud atau Tujuan,

Maksud atau tujuan mencerminkan kehendak para pihak untuk melakukan kegiatan yang saling menguntungkan.

b.Ruang Lingkup Kegiatan,

Ruang lingkup kegiatan memuat gambaran umum tentang kegiatan yang akan dilaksanakan.

c. Realisasi Kegiatan,

Realisasi kegiatan merupakan pelaksanaan dan rincian kegiatan dari Nota Kesepahaman.

d. Jangka Waktu,

Jangka waktu menunjukkan masa berlakunya Nota Kesepahaman dan jangka waktu dapat diperpanjang atas kesepakatan para pihak.

e. Biaya Penyelenggaraan Kegiatan

Biaya merupakan beban yang dikeluarkan sebagai akibat pelaksanaan kegiatan. Biaya dapat dibebankan kepada salah satu pihak atau kedua belah pihak atau sumber pembiayaan lainnya yang sah sesuai dengan kesepakatan.

f. Aturan Peralihan

Aturan Peralihan memuat perubahan yang mungkin terjadi, yang hanya dapat dilakukan atas persetujuan kedua belah pihak.

4. Penutup MOU atau Nota Kesepahaman

Bagian ini merupakan bagian akhir dari Nota Kesepahaman dan dirumuskan dengan kalimat yang sederhana.

5.  Bagian tanda tangan para pihak didalam MOU

Bagian ini terletak di bawah bagian penutup, dan pada bagian tersebut para pihak membubuhkan tanda tangan dan nama terang.

Pada bagian tanda tangan terdiri dari:

a. Keabsahan Nota Kesepahaman atau Nota Kesepakatan

Keabsahan Nota Kesepahaman menunjukkan agar Nota Kesepahaman memenuhi syarat hukum yaitu harus dibubuhi dan ditandatangani para pihak di atas materai yang cukup.

b. Penandatangan Nota Kesepahaman

Dilakukan oleh kedua belah pihak yang ditulis dengan huruf kapital Posisi PIHAK PERTAMA di bagian kiri bawah sedangkan posisi PIHAK KEDUA di bagian kanan bawah dari naskah.

Demikian Sahabat, hal-hal yang perlu kita ketahui mengenai MOU, arti, kepanjangan dan cara membuat MOU atau pedoman pembuatan MOU. Semoga bermanfaat.

Sumber : https://whatis.techtarget.com/definition/memorandum-of-understanding-MOU-or-MoU

MOU : Arti, Kepanjangan dan Pedoman Pembuatan MOU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas