Sejarah Atletik dan Perkembangannya

Sejarah Atletik

Sejarah AtletikOlahraga adalah suatu bentuk aktivitas fisik yang terencana dan terstruktur yang melibatkan gerakan tubuh berulang-ulang dan ditujukan untuk meningkatkan kebugaran jasmani.

Namun selain untuk meningkatkan kebugaran jasmani, olahraga saat ini juga telah menjadi suatu kebutuhan dari segi bisnis, sehingga sudah umum jika ada seorang yang mencukupi kebutuhan finansialnya dari olahraga. Tentu saja dengan menjadi seorang olahragawan yang profesional, sehingga dapat memenangkan berbagai kejuaran atau event.

Jenis olahraga saat ini sangat beragam, mulai dari atletik, sepak bola, renang, berkuda dll. Pada kesempatan ini, kita akan mengenal olahraga atletik, khususnya tentang Sejarah atletik.

Sebelum kita mengenal sejarah atletik, ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu pengertian atletik itu sendiri.

1. Pengertian Atletik

Pengertian Atletik adalah gabungan dari beberapa jenis olahraga yang secara garis besar dapat dikelompokkan menjadi lari, lempar, dan lompat. Kata  Atletik berasal dari bahasa Yunani “athlon” yang berarti “kontes”, pada awalnya olahraga atletik diadakan bertujuan untuk menunjukan siapa yang terkuat, tercepat dan tertinggi  (Portius, Altius dan Stius) dari yang lainya. 

Atletik merupakan cabang olahraga yang diperlombakan pada olimpiade pertama pada 776 SM. Atletik disebut juga sebagai Ibu dari olahraga lain nya (Mother Of Sport). Induk organisasi olahraga atletik di Indonesia adalah PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia). Sedangkan untuk induk organisasi atletik internasional adalah AAU : the Amateur Atletic Union (Induk Organisasi Atletik Amatir). Lalu bagaimana dengan Sejarah Atletik ?

2. Sejarah Atletik

a. Asal Usul Kata Atletik

Belajar sejarah atletik, tentu tidak lepas dari asal usul kata atletik itu sendiri. Kata “Atletik” berasal dari bahasa Yunani yaitu “Athlos” artinya adalah Lomba. Pada waktu itu cabang olahraga atletik dikenal dengan pentahlon atau panca lomba dan decathlon atau dasa lomba.

Pada sebuah Buku Odysus karya dari Hemerun menjelaskan jika petualangan Odysus saat berkunjung ke kepulauan di sebelah selatan Yunani disambut oleh kepala suku dengan mengadakan upacara penyambutan. Diacara tersebut ada beberapa lomba yang diperlombakan seperti lompat, lari, lempar cakram, gulat dan tinju.

b. Negara Pertama yang Menyelenggarakan Olympiade Atletik

Yunani adalah bangsa pertama yang menyelenggarakan perlombaan olahraga Atletik, yaitu yang diselenggarakan pada tahun 776 SM. Dalam lomba tersebut pemenang adalah yang menjadi juara Petahlon.

Olympiade yang modern dilaksanakan atas usulan dari seorang berasal dari Perancis yang bernama Baron Peire Louherbin pada tahun 1896 di Athena, Yunani. Dalam ajang ini cabang atletik merupakan tambang medali yang menjadi perebutan.

c. Induk Olahraga Atletik

Organisasi Olahraga Atletik Internasional terbentuk pada 17 Juli 1912 di Stockhom, Swedia. Pembentukan tersebut bersamaan dengan Olympiade ke-5, Organisasi tersebut bernama (International Amateur Athletic Federation) atau dapat disingkat dengan IAAF.

Sejarah Atletik di Indonesia mulai terbentuk pada 3 September 1950, pada tahun tersebut Indonesia mendirikan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia atau biasa disingkat dengan PASI.

3. Cabang Olahraga Atletik

Setelah mengenal Pengertian Atletik dan Sejarah Atletik, kini kita akan mengenal beberapa cabang olahraga atletik. Atletik yang merupakan induknya olahraga, memiliki beberapa cabang yang terdiri dari olahraga lari, lempar dan lompat. Berikut penjelasan mengenai cabang-cabang olahraga atletik :

A. Lari

Sejarah Atletik
Lari merupakan salah satu cabang olahraga atletik

Pengertian Lari menurut kamus besar bahasa indonesi adalah Gerakan melangkah dengan kecepatan tinggi, akan tetapi lari sangatlah berbeda dengan melangkah dikarenakan ketika kita melakukan lari kaki tidak bersamaan menyentuh tanah seperti kita berjalan.

Didalam Olahraga Atletik lari menjadi salah satu Nomor yang dipertandingkan dan dibagi kedalam 3 (tiga) macam diantaranya :

1. Lari jarak pendek

  • putra: 100 m, 200 m, dan 400 m
  • putri; 100 m, 200 m, dan 400 m

2. Lari Jarak Menengah

  • Putra : 800 m, 1500 m,, dan 3000 m (special Chose)
  • Putri: 800 m, 1500 m, dan 3000 m

3. Lari jarak Jauh  

  • Putra dan Putri 5000 dan 10000 m.

4. Lari Estafet

5. Lari Gawang

6. Lari Marathon Putra/Putri 42.195 m.

B. Lompat 

Cabang olahraga atletik : Lompat
Lompat Jauh

Lompat menurut kamus besar bahasa Indonesia adalah Bergerak dengan mengangkat kaki yang diawali dengan awalan secara bersama sama. 

Dalam atletik,  lompat dibagi kedalam beberapa cabang yaitu :

  1. Lompat tinggi ( high jump)
  2. Lompat Jauh. ( long jump)
  3. Lompat Galah ( Pole Vault )
  4. Lompat Jangkit ( triple jump)

Pada dasarnya dalam melakukan lompatan ini ada beberapa Teknik bagian yang sangat penting diantaranya adalah Teknik Awalan, tumpuan, Melayang dan ketika mendarat.

C. Lempar.

Salah satu cabang olahraga atletik : Lempar cakram

Pengertian Lempar Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah melontarkan jauh-jauh suatu benda.  Lempar termasuk kedalam nomor yang dipertandingkan dalam Atletik. 

Ada dua jenis nomor lempar yang dipertandingkan dalam Atletik yaitu :

  • Tolak Peluru (Shot Put )
  • Lempar Cakram ( Discus Throw)
  • Lempar Lembing ( Javelin throw )
  • Lontar Martil (hammer throw).

Perbedaan Lempar Lembing dan Lempar Cakram adalah pada benda yang dilemparkannya, untuk lempar Lembing alat yang digunakan adalah berupa tongkat yang tebuat dari bambu atau kayu dengan ujung yang runcing agar tongkat yang dilemparkan tersebut dapat menancap pada arena lemparan. Sedangkan lempar cakram  menggunakan alat yang terbuat dari karet berbentuk bundar pipih seperti pesawat UFO.

Demikian Sobat, artikel mengenai pengertian atletik, sejarah atletik dan cabang olahraga atletik. Semoga bermanfaat 

Sejarah Atletik dan Perkembangannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas