Sejarah Bola Voli dan Perkembangannya

sejarah bola voli

Sejarah Bola Voli – Bola Voli adalah salah satu olah raga yang sangat populer di Indonesia. Kepopulerannya tidak kalah dengan olahraga sepak bola atau bulu tangkis. Olah raga bola voli ini sangat digemari masyarakat dari berbagai kalangan.

Seperti halnya sepak bola, bola voli atau dikenal pula dengan sebutan volleyball adalah olahraga yang dimainkan oleh dua regu. Kedua regu tersebut saling berlawanan, dengan tujuan memenangkan pertandingan.

Pada olah raga bola voli ini, masing-masing regu memiliki 6 orang pemain. Para pemain tersebut dapat digantikan oleh pemain bola voli cadangan apabila pemain bola voli ini mengalami cidera.

Jika pada permainan sepak bola, kekuatan mengocek bola dengan menggunakan kaki sangatlah penting dan utama, pada permainan ini tumpuan utamanya adalah pada kekuatan tangan, lompatan dan kekuatan kaki.

Olahraga Bola Voli saat ini diawasi oleh FIVB (Federation Internationale de Volleyball). FIVB didirikan pada tahun 1948 sebagai induk organisasi olahraga voli international yang beranggotakan 15 negara. Sedangakan bila di Indonesia diawasi langsung dan di naungi oleh PBVSI (Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia). 

Apakah Sobat olahraga sudah tahu sejarah bola voli atau volleyball ini?

Sejarah Bola Voli

Artikel kali ini akan fokus pada sejarah bola voli yang awalnya bernama Mintonette. Pada perkembangan lalu diganti namanya dari mintonette menjadi vollyball atau bola voli serta sejarah bola voli di Indonesia.

Awal Mula Ditemukannya Olah Raga Bola Voli

Perlu Sobat ketahui Sejarah bola voli ini bermula dari seorang Instruktur pendidikan jasmani (Director of Phsycal Education) yang bernama William G Morgan di YMCA (Young Men’s Christian Association) Holyoke, Massachusetts (Amerika Serikat).

Sejarah Bola Voli
William G Morgan

Awal mula ditemukannya olah raga bola voli ini setelah William G Morgan bertemu dengan James Naismith (seorang pencipta olahraga bola basket ).

Pada saat itulah Morgan menciptakan permainan beregu yang mengadobsi 4 macam karakter olahraga permainan menjadi satu, yaitu basket, baseball, tenis, dan yang terakhir adalah bola tangan (handball).

William G Morgan  adalah penemu bola voli pada tanggal 9 Pebruari 1895. Pada saat pertama kali olah raga ini ditemukan, tidak langsung bernama vollyball atau bola voli. Akan tetapi olah raga bola voli ini disebut dengan Mintonette.

Perubahan nama Mintonette menjadi Bola Voli / Volleyball

Perubahan nama Mintonette menjadi volleyball (bola voli) terjadi pada tahun 1896, pada demonstrasi pertandingan pertamanya di International YMCA Training School. Pada awal tahun 1896 tersebut, Dr. Luther Halsey Gulick (Director of the Professional Physical Education Training School sekaligus sebagai Executive Director of Department of Physical Education of the International Committee of YMCA) mengundang dan meminta Morgan untuk mendemonstrasikan permainan baru yang telah ia ciptakan di stadion kampus yang baru.

Pada sebuah konferensi yang bertempat di kampus YMCA, Springfield tersebut juga dihadiri oleh seluruh instruktur pendidikan jasmani. Dalam kesempatan tersebut, Morgan membawa dua tim yang pada masing-masing tim beranggotakan lima orang. Dalam kesempatan itu, Morgan juga menjelaskan bahwa permainan tersebut sangat simple. Yaitu permainan yang dapat dimainkan di dalam maupun di luar ruangan dengan sangat leluasa. Dan menurut penjelasannya pada saat itu, permainan ini dapat juga dimainkan oleh banyak pemain. Tidak ada batasan jumlah pemain yang menjadi standar dalam permainan tersebut. Sedangkan sasaran dari permainan ini adalah mempertahankan bola agar tetap bergerak melewati net yang tinggi, dari satu wilayah ke wilayah lain (wilayah lawan).

Sejarah Bola Voli di Indonesia

Setelah kita mengetahui sejarah penemuan olahraga bola voli oleh William G Morgan, kini kita akan mengetahui sejarah bola voli di Indonesia atau awal mula masuknya olah raga bola voli ini di Indonesia.

Masuknya permainan bola voli dimulai ketika masuknya masa penjajahan belanda melalui jalur perdagangan pada tahun 1928.

Perkembangan permainan bola voli sangatlah begitu cepat di Indonesia, hal ini desebabkan karena kebutuhan olahraga rakyat indonesia yang begitu besar. Maka dari itu permainan bola voli masuk dalam pertandingan pekan olahraga nasional (PON) ke 2 pada tahun 1952 yang diadakan di kota Jakarta.

Sampai saat ini bola voli termasuk cabang olahraga resmi yang selalu ada disetiap kejuaraan di Indonesia. Induk organisasi yang ada di Indonesia yaitu persatuan bola voli seluruh indonesia (PBVSI) berdiri pada tanggal 22 Januari 1955. Dan yang menjabat sebagai ketuanya adalah W. J. Latumenten. Kemudian setelah berdirinya induk organisasi indonesia, maka pertama kali diadakan sebuah kongres dan kejuaraan nasional yaitu pada tanggal 28 sampai 30 Mei 1955 yang diselenggarakan di Jakarta.

Dan sampailah perkembangan bola voli sampai dengan hari ini, dimana olahraga bola voli telah menjadi pertandingan yang umum dilakukan oleh masyarakat dari kota sampai ke pelosok desa. Hal ini sangatlah wajar, mengingat olahraga bola voli sangat mudah dilakukan dimanapun berada dengan peralatan berupa net dan bola dan ukuran lapangan yang tidak begitu besar, baik didalam maupun diluar ruangan.

Perkembangan Permainan Bola Voli 

Selain mengenal sejarah bola voli seperti tersebut diatas, ada baiknya kita tahu juga berbagai jenis permainan bola voli yang menjadikan perkembangan permainan bola voli ini semakin maju. Adapun permainan bola voli berkembang menjadi beberapa variasi permainan, yaitu bola voli indoor, bola voli outdoor dan bola voli mini.

Bola Voli Indoor

Bola voli indoor merupakan permainan bola voli yang dimainkan didalam ruangan, lokasi yang digunakan untuk melangsungkan pertandingan berupa lapangan dengan permukaan yang keras.  Setiap tim yang bermain berjumlah 6 orang yang memiliki fungsi sebagai set-upper/tosserspiker / smesher, libero/defender dan server.

permainan bola voli indoor

Adapun sarana yang dipergunakan pada olah raga bola voli ini antara lain lapangan yang berukuran 18 x 9 meter, garis batas serang untuk pemain belakang berjarak 3 meter dari garis tengah (sejajar dengan jaring). Garis tepi lapangan adalah 5 meter. Ukuran tinggi net putra 2,43 meter dan untuk net putri 2,24 meter.

Selain itu pada permainan olahraga bola voli ini membutuhkan bola dengan spesifikasi sebagai berikut :

  • Keliling lingkaran 65 hingga 67 cm, 
  • Berat bola  260 hingga 280 gram. 
  • Tekanan dalam dari bola tersebut hendaknya sekitar 0.30 hingga 0.325 kg/cm2 (4.26-4.61 psi, 294.3-318.82 mbar atau hPa).

Bola Voli Outdoor (Voli Pantai)

Voli pantai (bahasa Inggris: beach volleyball) adalah variasi dari bola voli, yang dimainkan di atas pasir. Dua tim yang dipisahkan oleh jaring memukul bola voli menggunakan lengan atau tangan. Para pemain berusaha untuk memukul bola melawati atas jaring agar memasuki lantai di daerah lawan, serta harus mencegah bola jatuh di daerah mereka sendiri.

Voli Pantai

Voli pantai populer sebagai aktivitas rekreasi di tempat-tempat yang memiliki pantai berpasir yang luas, tetapi sering juga dimainkan di lapangan pasir yang bukan di pantai. Bahkan, olahraga ini populer di beberapa negara yang tidak berbatasan dengan laut, seperti Swiss. Olahraga ini termasuk olahraga yang dipertandingkan di Olimpiade, dan badan tertingginya adalah Fédération Internationale de Volleyball.

Berbeda dengan voli indoor, voli pantai dimainkan oleh dua regu yang saling berlawanan dengan 2 orang pemain ditiap regu/timnya. Selain itu lapangan yang digunakan berbeda dengan lapangan Voli Indoor dimana luas lapangan Voli Pantai adalah 8 x 8 m dan tidak memiliki garis 3 meter (garis serang), maupun garis tengah.

Bola Voli Mini (Mini-Volleyball)

Bola voli mini adalah modifikasi dari permainan bola voli standar yang mengembangkan peraturan-peraturan agar menarik dan lebih mudah dipahami serta ditujukan untuk siswa sekolah dasar. Bola voli mini dikhususkan untuk anak-anak usia 9 sampai 13 tahun.

Sesuai dengan namanya Bola Voli Mini, maka modifikasinya menunjukan angka yang lebih kecild ari permainan bola voli standar. Permainan Bola voli mini ini di desain untuk 4 orang pemain untuk setiap tim yang dimainkan pada lapangan dengan ukuran, panjang 12 meter dan lebar lapangan 5,5 meter. Tinggi net untuk putra 2,10 meter dan tinggi net untuk putri 2 meter.

permainan bola voli mini

Permainan bola voli ini akan terus eksis seiring dengan semakin banyaknya kompetisi yang ada baik ditingkat nasional maupun ditingkat internasional. Di Indonesia beberapa kompetisi bola voli selain diselenggarakan pada event olahraga PON, juga diselenggarakan event khusus seperti Proliga dan livoli. Demikian pula banyak event-event pertandingan bola voli internasional yang diselenggarakan secara rutin seperti pada olimpiade, asean games dll juga pada berbagai event khsusus bola voli. 

Demikian sobat, sejarah bola voli atau volleyball yang bisa kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Sejarah Bola Voli dan Perkembangannya

2 tanggapan pada “Sejarah Bola Voli dan Perkembangannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas