Seni Rupa 2 Dimensi Beserta Contoh dan Penjelasannya

Seni rupa 2 dimensi merupakan salah satu bentuk karya seni rupa sebagaimana yang telah kita ketahui definisinya pada artikel yang lalu. Apabila kita menyimak didalam artikel tersebut, kita akan mendapati pembagian seni rupa berdasarkan bentuk atau wujudnya yang terdiri dari seni rupa 2 dimensi dan seni rupa 3 dimensi.

Pada kesempatan ini, kita akan membahas dan mengingatkan kembali apa yang dimaksud dengan seni rupa 2 dimensi serta apa saja contoh seni rupa 2 dimensi tersebut.

Pengertian Seni Rupa 2 Dimensi

Karya seni rupa disebut dengan seni rupa 2 dimensi jika hanya mempunyai 2 sisi saja yaitu sisi panjang dan lebar, sehingga tidak mempunyai ruang karena tidak mempunyai unsur ketebalan.

Contoh Seni Rupa 2 Dimensi

Contoh seni rupa 2 dimensi ini banyak kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari antara lain :

1. Gambar atau Lukisan

Gambar atau lukisan tentu saja sering kita temukan dalam kehidupan sehari-hari. Baik itu gambar atau lukisan diatas kertas / canvas maupun lukisan yang langsung dibuat diatas dinding. Walaupun lukisan tersebut dibuat dengan teknik 3 dimensi, namun tetap saja disebut dengan karya seni rupa 2 dimensi, karena pada dasarnya lukisan tersebut tidak memiliki ruang dan ketebalan.

Seni Rupa 2 Dimensi yang berupa Lukisan
Lukisan diatas media dinding dan lantai

Baca Juga : Tari Tradisional

Didalam proses pembuatan suatu lukisan atau gambar, dibutuhkan peralatan melukis seperti cat, kuas, palet, easel dan tentu saja media untuk melukis seperti kertas atau kain kanvas.

2 Seni Grafis

Seni grafis merupakan cabang seni rupa yang proses pembuatan karyanya menggunakan teknik cetak, biasanya di atas kertas. Karya seni grafis ini dapat kita jumpai sehari – hari. Contohnya cetak sablon (silkscreen), cetak tinggi (seperti stempel), cetak datar (lithography), dsb.

3. Kaligrafi

Kaligrafi, dari bahasa Yunani; καλλι “keindahan” + γραφος “menulis” ). Kaligrafi juga disebut Seni khat. Yaitu seni menulis dengan indah dengan pena sebagai hiasan. Tulisan dalam bentuk kaligrafi biasanya tidak untuk dibaca dengan konsentrasi tinggi dalam waktu lama. Hal ini karena sifatnya yang membuat mata cepat lelah.

Sama halnya dengan seni lukis, kaligrafi menggunakan media kertas atau kayu untuk menulis, serta peralatan lain berupa cat dan kuas atau pena khusus.

4. Fotografi

Fotografi (dari bahasa Inggris: photography) berasal dari bahasa Yunani. Asal katanya yaitu “photos”: cahaya dan “grafo”: melukis/menulis. Sehingga fotografi dapat diartikan sebagai proses melukis/menulis dengan menggunakan media cahaya.

Sebagai istilah umum, fotografi berarti proses atau metode untuk menghasilkan gambar atau foto dari suatu objek dengan merekam pantulan cahaya yang mengenai objek tersebut pada media yang peka cahaya.

Dalam fotografi alat yang populer digunakan adalah kamera.

5. Mosaik

Mosaik adalah seni menciptakan gambar dengan menyusun kepingan-kepingan kecil berwarna dari kaca, batu, atau bahan lain.

Seni ini merupakan sebuah teknik dalam seni dekorasi dan juga merupakan aspek dari dekorasi interior. Mosaik seringkali digunakan dalam katedral.

Mosaik
Contoh seni Mosaik di Istana Shapur I di Bishapur.

Teknik Seni Rupa 2 Dimensi

Dalam pembuatan suatu karya seni rupa 2 dimensi diperlukan teknik yang berbeda-beda. Hal ini tergantung dari jenis karya seni rupa yang akan dihasilkan. Selain itu bahan-bahan yang dibutuhkan untuk menghasilkan karya seni tertentu akan berbeda dengan karya seni rupa lainnya.

Adapun teknik dalam pembuatan seni rupa ini antara lain :

1. Teknik Plakat

Teknik plakat adalah teknik melukis dengan menggunakan cat minyak, cat poster atau cat akrelik, dengan goresan yang tebal agar mendapatkan hasil yang pekat dan padat.

2. Teknik Transparan

Teknik transparan adalah teknik untuk melukis seni rupa menggambar dengan menggunakan cat cair. Sapuan – sapuan warna untuk melukis harus tipis agar hasilnya juga tampak seperti transparan. 

3. Teknik Kolasi

Teknik kolase adalah teknik yang akan memberikan hasil lukisan yang realis atau abstrak karena terbuat dari potongan – potongan kertas yang di tempel dengan menggunakan lem.

4. Teknik 3M

3 M dalam hal ini merupakan singkatan dari Merekat, Menggunting dan Menempel. Teknik 3M adalah teknik dari seni rupa yang juga merupakan proses manipulasi lembaran kertas yang akan menjadi suatu bentuk 3 dimensi. 

5. Teknik Linear

Teknik linear adalah teknik untuk menggambar objek yang dengan menggunakan pola garis dari pensil atau pena.

6. Teknik Blok

Teknik blok adalah teknik yang di gunakan untuk menutupi objek lukis dengan menggunakan satu warna.

7. Teknik Arsir

Teknik arsir adalah teknik yang di gunakan untuk menutupi objek lukis yang dengan pulasan garis sejajar atau garis menyilang dengan menggunakan pensil atau pena.

8. Teknik Dussel

Teknik dussel adalah teknik yang di gunakan untuk membuat gelap terang pada objek lukis dengan goresan – goresan miring yang menggunakan pensil. 

9. Teknik Pointilis

Teknik pointilis adalah teknik yang di gunakan untuk menghitamkan objek lukis dengan beberapa titik – titik yang ada.

10. Teknik Aquarel

Teknik aquarel adalah teknik yang di gunakan untuk menutup objek lukis yang dilakukan dengan menyapu cat cair secara tipis.

11. Teknik Mozaik

Teknik mozaik adalah teknik yang di gunakan untuk melukis dengan cara menempelkan benda – benda 3 dimensi

12. Teknik Menganyam

Teknik menganyam adalah teknik yang di gunakan untuk menumpang tindih dan juga untuk menyilangkan bahan – bahan yang anda sehingga menghasilkan karya seni anyaman.

Demikian sahabat, informasi dari sakuilmu, semoga bermanfaat menambah wawasan kita semua

Seni Rupa 2 Dimensi Beserta Contoh dan Penjelasannya

Satu tanggapan pada “Seni Rupa 2 Dimensi Beserta Contoh dan Penjelasannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas