Seni Rupa: Pengertian, Jenis, Unsur, dan Fungsinya

Seni Rupa

Seni Rupa merupakan salah satu cabang seni. Setiap pelajar tentu mempelajari ilmu seni ini. Tidak heran karena pelajaran ini merupakan salah satu pelajaran dasar di sekolah formal di Indonesia. Namun demikian, tidak ada salahnya jika kita membahas mengenai seni ini.

1. Pengertian Seni Rupa

Apakah seni rupa (fine art) itu? Pengertian Seni rupa adalah cabang seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa ditangkap mata dan dirasakan dengan rabaan.

Untuk mencapai tujuan sebagai karya seni dengan media yang bisa ditangkap mata dan dirasakan dengan rabaan, maka karya seni rupa diciptakan dengan mengolah konsep titik, garis, bidang, bentuk, volume, warna, tekstur, dan pencahayaan dengan acuan estetika.

Bagi beberapa orang tertentu, karya seni ini dapat menjadi suatu hiburan tersendiri hanya dengan melihat atau menyentuhnya saja.

2. Jenis Seni Rupa

Seni rupa dapat dibedakan menjadi beberapa bagian sesuai dengan sudut pandangnya. Berdasarkan fungsinya dibedakan menjadi dua yaitu :

A. Dilihat dari fungsinya

jenis, unsur dan fungsi seni rupa

a. Seni Rupa Murni

Pada seni rupa murni proses penciptaannya lebih menitik beratkan pada ekspresi jiwa semata, karya yang dihasilkan lebih fokus pada nilai keindahan atau estetis saja, dan tidak memperdulikan nilai-nilai praktis dari karya yang dibuat.

Contohnya antara lain :

  • Seni lukis
  • Seni grafis
  • Seni kaligrafi
  • Seni patung
  • Seni keramik

b. Seni Desain

Seni Desain adalah suatu seni untuk membuat atau menciptakan obyek baru yang menggunakan unsur obyektif dalam mengaplikasikan gagasan visualnya. Unsur obyektif karya seni desain diantaranya adalah rekayasa, estetik, pasar, bahan, produksi dan lain sebagainya.

Contoh seni desain antara lain :

  • Arsitektur
  • Desain interior
  • Desain busana
  • Desain visual
  • Desain busana

c. Seni Kriya

Seni kriya adalah suatu karya seni yang diciptakan dengan menggunakan keterampilan tangan serta memperhatikan nilai seni dan aspek fungsional suatu karya yang dihasilkan.

Adapun contoh dari seni kriya ini antara lain :

  • Kriya tekstil
  • Kriya kayu
  • Kriya keramik
  • Kriya rotan
  • Kriya Logam
  • Kriya Kulit
  • Kriya Bambu

Jenis seni diatas adalah pembagian seni rupa apabila dilihat dari fungsinya.

B. Dilihat dari Wujud dan Bentuknya

Dilihat dari segi wujud dan bentuknya, seni rupa juga bisa dibagi dalam 2 kategori. Jadi, dari segi wujud dan bentuknya terbagi 2 yaitu :

a. 2 Dimensi

Seni rupa 2 dimensi adalah suatu karya seni yang hanya mempunyai 2 sisi saja yaitu sisi panjang dan lebar, sehingga tidak mempunyai ruang karena tidak mempunyai unsur ketebalan.

Contoh seni rupa 2 dimensi adalah lukisan diatas kertas, fotografi, batik, lukisan dinding dan poster.

b. 3 Dimensi

Pengertian Seni rupa 3 dimensi merupakan karya seni yang bukan hanya ada sisi panjang dan lebarnya, tetapi juga mempunyai ruang atau volume.

Contoh kaya seni ini antara lain : patung atau arca, keramik, mebel, topeng dll.

3. Unsur-Unsur Seni Rupa

Dalam membuat suatu seni rupa, ada beberapa unsur yang membentuk karya seni tersebut. Setidaknya ada 8 unsur yang membentuk suatu seni rupa. 8 unsur seni tersebut adalah sebagai berikut:

a. Unsur Titik

Titik adalah unsur terkecil dan merupakan dasar dari semua ide seni yang akan dibuat oleh seorang seniman. Jadi tak ada karya seni yang tidak mengandung unsur titik ini.

b. Unsur Garis

Unsur paling dasar selanjutnya adalah garis. Garis adalah unsur yang menggabungkan semua titik-titik menjadi suatu bentuk tertentu. Garis tersebut akan membentuk ciri khas dan watak suatu karya seni (kaku, lentur, keras, dan sebagainya).

c. Unsur Bidang

Adapun unsur bidang adalah hasil pengembangan dan penggabungan dari banyak garis sehingga menghasilkan beberapa sisi dalam suatu karya seni.

d. Unsur Bentuk

Unsur selanjutnya setelah bidang adalah bentuk. Bentuk adalah unsur yang membuat suatu karya seni menjadi lebih bermakna dan hidup dengan segala detail dan sentuhan yang membuatnya lebih indah.

e. Unsur Ruang

Ruang adalah unsur yang mempunyai sifat nyata dan semu, tergantung pada dimensinya (2D dan 3D).

f. Unsur Warna

Unsur Warna merupakan unsur yang sangat penting pada suatu karya seni. Karena paduan warna dapat membuat suatu karya seni menjadi lebih indah.

g. Unsur Tekstur

Adapun tekstur adalah sifat atau keadaan yang terdapat pada suatu karya seni. Dalam seni, tekstur terdiri dari dua jenis yaitu tekstur semu dan tekstur nyata.

h. Unsur Terang dan Gelap

Unsur terang-gelap merupakan unsur yang dapat membuat suatu karya seni terlihat lebih nyata karena berhubungan dengan detail suatu objek dalam seni rupa.

4. Fungsi Seni Rupa

Di bawah ini akan dibagikan penjelasan fungsi seni rupa beserta manfaat dan tujuannya.

a. Fungsi Seni Rupa Menurut Cakupannya

Menurut cakupannya, fungsi seni rupa dibedakan menjadi dua, yakni fungsi individu dan fungsi sosial. Berikut ini adalah penjelasan :

a.1 Fungsi Individu

Dalam hal berfungsi sebagai individu, karya seni dapat berfungsi sebagai pemuas kebutuhan individu, khususnya bagi seorang seniman. Artinya seorang seniman menciptakan karya seni itu hanya untuk mengekspresikan dirinya sehingga dapat memuaskan batin seniman itu sendiri.

Hasil karya seni yang dibuat seniman akan bersifat personal dan ekspresif, karena menjadi wujud ekspresi diri sendiri dari seniman, bisa ekspresi bahagia, sedih, marah, dan sebagainya.

a.2 Fungsi Sosial

Selain fungsi individu yang sudah dijelaskan diatas, juga ada fungsi sosial. Fungsi sosial ini lebih menekankan pada memberikan kepuasan bagi banyak orang yang melihatnya. Hal ini berbeda dari fungsi individu yang hanya menitikberatkan pada kepuasan individu saja.

Biasanya untuk melihat karya seni dari fungsi sosial ini bisa dilihat di pameran atau pentas budaya. Ketika karya seni itu hadir di dalam masyarakat, maka disitulah terjadi interaksi antara audiens dan karya seni tersebut, sehingga dapat lebih diapresiasi.

b. Fungsi secara umum

Selain fungsinya bagi individu dan sosial, kita akan mengenal fungsi secara umum. Berikut ini adalah fungsi-fungsi secara umum yang dilihat dari berbagai perspektif dan sudut pandang :

b.1 Sebagai Ungkapan Ekspresi Seniman

Fungsi utama adalah sebagai wujud ungkapan ekspresi seniman pembuatanya. Ia mengekspresikan apa yang dipikirkannya ke dalam bentuk karya seni, sehingga dapat memberi kepuasan batin bagi seniman tersebut.

b.2 Membuat Karya Untuk Dinikmati Orang Lain

Selain sebagai ungkapan ekspresi senimannya, juga berfungsi memberi kepuasan batin bagi orang lain. Dengan karya seni yang dibuat seniman, maka dapat dilihat dan dinikmati oleh orang lain, khususnya para pecinta seni. Biasanya karya seni akan diperlihatkan dalam pameran atau pertunjukan seni.

b.3 Menyampaikan Nilai-Nilai Budaya

Tujuan seni juga penting untuk dapat menyampaikan nilai-nilai budaya. Budaya memang sering menjadi bahan inspirasi dalam membuat karya seni tersebut. Hal tersebut mencerminkan kecintaannya terhadap budaya asal penciptanya.

b.4 Sebagai Dekorasi dan Pajangan

Seni juga bisa berfungsi sebagai dekorasi dan pajangan ruangan. Karya seni yang dijual atau dilelang dibeli dan biasanya dijadikan dekorasi, pajangan, atau koleksi pribadi pemiliknya. Karya seni tersebut tentu dapat membuat ruangan menjadi lebih indah.

b.5 Sebagai Ritual Keagamaan

Fungsi selanjutnya juga bisa digunakan dalam ritual keagamaan. Peralatan upacara dihias sesuai dengan budaya setempat atau sesuai perintah agamanya, misalnya dekorasi tempat ibadah atau peralatan keagamaan lainnya dengan karya seni.

b.6 Untuk Mengenang Sejarah dan Peristiwa

Seni rupa juga bisa digunakan untuk mengenang sejarah dan peristiwa. Sebuah karya seni mampu mengabadikan momen dan cerita bersejarah yang terjadi di masa lampau, agar terus diingat dan dikenang oleh orang-orang di masa kini.

b.7 Sebagai Alat Bantu Kehidupan Sehari-Hari

Manfaat seni rupa ternyata juga mampu digunakan sebagai alat bantu kehidupan sehari-hari. Seni ini kerap digunakan pula sebagai alat bantu kehidupan sehari-hari oleh manusia. Fungsi ini termasuk ke dalam fungsi seni rupa terapan.

Demikian sahabat, semoga bermanfaat.

Seni Rupa: Pengertian, Jenis, Unsur, dan Fungsinya

Satu tanggapan pada “Seni Rupa: Pengertian, Jenis, Unsur, dan Fungsinya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas